Sabtu, 08 Januari 2011
Kamis, 06 Januari 2011
Timnas Pra Olimpiade Ditentukan 17 Januari
VIVAnews - Badan Tim Nasional (BTN) PSSI akan menggelar seleksi dalam tiga gelombang untuk menentukan skuat Pra Olimpiade 2012 dan SEA Games 2011. Proses seleksi akan dimulai besok, Jumat, 7 Januari 2011.
Menurut Wakil Ketua Bidang Teknik BTN, Iman Arif, program seleksi akan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama untuk menjaring pemain-pemain yang akan memperkuat tim Merah Putih di Pra Olimpiade 2011.
Sesi ini akan digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama yang diikuti oleh 25 pemain akan dijalankan 7-9 Januari 2011. Sedangkan gelombang kedua yang diikuti oleh 27 pemain digelar 11-13 Januari 2011.
Sebanyak 26 pemain lainnya juga dipanggil untuk mengikuti seleksi pada 15-17 Januari 2010. Pemain-pemain tersebut adalah calon pemain yang diproyeksikan untuk tampil pada SEA Games 2011.
"Keputusan final untuk pemain yang akan tampil di Pra Olimpiade 2012 akan ditetapkan pada 17 Januari 2011. Sedangkan pemain untuk SEA Games 2011 akan ditetapkan pertengahan Maret 2011," kata Iman dalam jumpa pers yang digelar di kantor PSSI, Jakarta, Kamis, 7 Januari 2011.
Pada kesempatan yang sama, Iman juga mengaku tetap memasukkan namama lima pemain yang tampil di Piala AFF 2010 . Namun kelima pemain tersebut tak perlu menghadiri sesi seleksi seperti pemain-pemain lainnya.
Mereka adalah Irfan Bachdim, Yongki Aribowo, Johan Juansyah, Kurnia Meiga, dan Oktovianus Maniani. "Mereka tidak perlu hadir untuk mengikuti seleksi. Mereka sudah terpilih untuk langsung mengikuti TC," kata Iman.
Sementara itu, dari seleksi gelombang pertama dan kedua, pelatih Alfred Riedl akan menjaring 25-26 nama. Namun sepuluh di antaranya akan diproyeksikan untuk memperkuat tim SEA Games 2011.
"Jadi yang tampil di Pra Olimpiade nanti ada sekitar 18-20 pemain. Sedangkan untuk SEA Games 2011 akan ada tambahan sebanyak 15-16 pemain dari hasil seleksi gelombang ketiga," beber Iman.
Indonesia akan mengawali kiprahnya di Pra Olimpiade 2012 melawan Turkmenistan. Laga pertama akan digelar di Indonesia, 23 Februari 2011 sedangkan leg kedua akan digelar di kandang lawan, 9 Maret 2011.
Daftar Pemain yang Ikut Seleksi 7-9 Januari 2011
Kiper : Choirun Nasrin (Persela), Ardi Tani Ardhiyasa (Persija), Joko Ribowo (Persema)
Bek Tengah : Fandy Edy (PSM), Seftia Hadi (PSPS), Djayusman Triasdi (PSM), Andri Ibo (Persidafon)
Bek Kiri-Kanan : Safri Umri (Persiraja), Abdul Hamid Mony (Persiba), Wirya Kusmandra (Persija)
Gelandang Bertahan : Hendro Siswanto (Persela), Johan Manadji (Persiba), Lifki Suteja (Persija), Nasution Karubaba (Perseman)
Gelandang Serang : Ramdani Lestaluhu (Persija), Sigit Hermawan (Persija), Fred Ferdinando (Persiwa), Arthur Irawan (Preston North End), Kim Kurniawan (Persema), Lucky Wahyu (Persebaya), A ndi Vermansyah (Persebaya)
Depan : Fahrizal Dila (Persiraja),
Aris Alfiansyah (Persela), Reza Mustofa (Persema), Harmoko (Metro Malang), Zisva Siswanto Marco (Semen Padang), Alan Arthur Arrongear (Persiwa)
• VIVAnews
Kamis, 30 Desember 2010
Rahasia Kiper Malaysia Tahan Penalti Firman
VIVAnews - Kiper tim nasional Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat, membeberkan kunci sukses menahan penalti kapten timnas Indonesia Firman Utina pada final kedua Piala AFF 2010.
Khairul Fahmi sukses meredam momentum timnas Indonesia di final kedua yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 29 Desember 2010, dengan berhasil mengantisipasi tendangan penalti Firman Utina di babak pertama.
Kiper Kelantan FA itu kemudian membeberkan kunci sukses menahan penalti Firman. Khairul mengaku sudah mendapat masukan dari pelatih Rajagobal Krishnasamy mengenai penalti Firman.
"Saya memang sudah menyangka Firman Utina akan melakukan tendangan ke sebelah kiri. Ini karena pelatih Rajagobal sejak awal telah memberitahu saya bahwa dia (Firman) gemar melakukan tendangan di arah itu," ujar Khairul seperti yang dilansir Utusan, Kamis 30 Desember 2010.
Khairul, yang akrab disapa Apek, mengaku dirinya tidak tegang saat menghadapi penalti Firman karena sudah mengantongi rahasia tendangan Firman.
"Pelatih telah mengkaji tendangan penalti yang dilakukan oleh Firman dan pemain Indonesia yang lain, ia jelas membantu saya," pungkas Khairul.
"Saya bersyukur karena gerakan saya tepat, sekaligus menghambat hasrat Indonesia untuk meraih gol awal, karena saya sadar jika mereka berhasil mencetak gol situasi mungkin berubah dan memberi mereka kesempatan lebih semangat dan bangkit," pungkas Khairul. (sj)
• VIVAnews
PSSI Rugi Jika Coret Bachdim
VIVAnews - Manajer Persema Malang, Asmuri, menegaskan timnas akan rugi jika tidak menggunakan striker Irfan Haarys Bachdim. Sebab, Bachdim adalah pemain masa depan Tim Merah Putih.
Nasib Bachdim di timnas memang menjadi tanda tanya menyusul bergabungnya Persema Malang dalam ajang kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). Tidak hanya Bachdim, nasib Kim Jeffrey Kurniawan yang bergabung bersama klub Persema juga sama.
Asmuri mengatakan, Bachdim dan Kim sudah terikat kontrak dengan Persema. Sehingga, apabila kedua pemain itu sengaja membatalkan kontrak, maka kedua pemain itu terkena pelanggaran administrasi dan wajib mengembalikan nilai kontraknya dua kali lipat.
Sebelumnya, Pelatih Persema, Timo Scheunemann usai memimpin latihan di Stadion Gajayana Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, 30 Desember 2010, menjelaskan bergabungnya Kim ke Persema adalah kehendak Kim bukan berdasarkan paksaan Persema.
"Jadi tidak ada paksaan, karena Kim itu pemain profesional, terserah dia mau bermain di klub apa," katanya.
Sementara bergabungnya Bachdim, menurut Timo karena pemain ini sudah tanda tangan kontrak dengan manajemen Persema. Tidak hanya Bachdim, pemain Persema lainnya juga sudah mengawali tanda tangan kontrak beberapa waktu lalu.
Timo menegaskan, Bachdim tidak akan meninggalkan Persema. Sebab, ia sudah terikat kontrak satu tahun dengan Persema.
"Saya katakan lagi, soal Irfan, tidak akan meninggalkan Persema," tegasnya.
Laporan: Malik Ibrahim | Malang
• VIVAnews
Tetap Latih Timnas, Riedl Fokus ke Sea Games
VIVAnews - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia memastikan tidak akan memecat pelatih Alfred Riedl yang gagal membawa Indonesia menjadi Juara Piala AFF 2010. Riedl dinilai sudah berhasil memenuhi target dari PSSI.
"Sesuai kontrak, untuk Piala AFF itu ditargetkan final, dan Riedl secara kontrak tidak ada hal yang membuatnya harus diganti," kata Ketua Umum PSSI Nurdin Halid di Hotel Sultan, Kamis 30 Desember 2010.
Kini, lanjut Nurdin, PSSI sudah meminta kepada pelatih asal Austria itu untuk kembali fokus pada target lain. Yakni mempersiapkan skuad timnas untuk pra Olimpiade 2012 dan Turnamen U-23. "Sekaligus memperisapkan tim untuk Sea Games 2011," ujarnya.
Menurut Nurdin, usai Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2010 dibubarkan, Riedl juga diminta untuk mulai menyusun jadwal pelatihan bagi timnas. "Dari bulan Januari, sudah harus mulai latihan," ujarnya. "Saudara Riedl akan diminta memetakan program Indonesia menjadi juara Sea Games."
Meski jabatan Riedl aman, namun kinerja mantan pelatih Laos itu tetap harus dievaluasi. Evaluasi itu nantinya akan disampaikan daam Kongres PSSI di Bali pada 2011. "Dia juga akan dievaluasi apa yang menjadi kelemahannya dan akan kita beri masukan, dan apa yang menjadi kelebihannya akan diminta untuk ditingkatkan," ujarnya.
Menurut Nurdin, laporan terkait kinerja Riedl itu nantinya akan disampaikan dari official team maupun direktur teknik timnas. "Saudara Riedl akan kami panggil. Kami akan lihat bukan berdasarkan pengamatan tapi dari data dan laporan bersama dari tim teknis," ujarnya.
Apakah nantinya Riedl akan mendapat keleluasaan dalam menangani Timnas? "Untuk rekrutmen tim, pencarian bakat pemain, mengatur strategi, semuanya menjadi kewenangan pelatih," ujarnya. (adi)
Baca juga: Tujuh Ketakutan Teraneh di Dunia
• VIVAnews
Senin, 27 Desember 2010
Sabtu, 25 Desember 2010
Timnas Gelar Latihan Singkat Di MSN
Timnas Indonesia selesai menjalani latihan perdana di Malaysia jelang leg-1 final AFF Suzuki Cup 2010, Minggu (26/12) di Stadion Nasional Bukit Jalil, Malaysia. Dalam latihan yang digelar di lapangan Majelis Sukan Negara (MSN) tersebut, Irfan Bachdim hanya berlatih selama 60 menit.
Latihan yang berlangsung di bawah rintik hujan tersebut digelar hanya empat jam pasca mendarat di Malaysia. Karena itulah, waktu latihan pun dipersingkat dari seharusnya 90 menit. Cuaca yang kurang bagus juga menjadi salah satu alasan Alfred Riedl mempersingkat latihan.
“ Latihan hari ini cukup untuk menjaga kebugaran fisik,” komentar Riedl singkat.
Indonesia akan kembali menjalani latihan pada hari Sabtu (25/12) besok di Stadion Bukit Jalil. Ini sekaligus merupakan official training bagi Indonesia untuk menjajal rumput stadion terbesar di Malaysia tersebut. Latihan ini akan berlangsung mulai pukul 08:00 pagi.
Dari kondisi terakhir pemain, Okto Maniani dan Firman Utina belum seratus persen pulih dari cederanya. Namun, manajer timnas Andi Darussalam yakin keduanya akan bisa pulih dan bermain optimal dalam pertandingan mendatang.
Andi Darusalam juga yakin mental anak asuhnya cukup kuat untuk tampil di hadapan pendukung tuan rumah. “ Tim ini diisi pemain professional. Jadi, tidak masalah bagi mereka untuk tampil di manapun,” ungkap Andi Darussalam.
Sementara itu, hasil dari managers meeting yang turut dihadiri Andi Darussalam, Indonesia akan mengenakan kostum putih-hijau. Sedangkan tuan rumah Malaysia menggunakan kostum biru-putih. (asp)
(PSSI website)
Langganan:
Postingan (Atom)





